Tujuan Penelitian
Bagian ini adalah kelanjutan dari
pembuatan rumusan masalah. Sebenarnya untuk membuat Tujuan Penelitian, tidaklah
terlalu susah. Peneliti cukup melakukan Copy Paste dari Rumusan Masalah, kemudian
merubah bagian awal menjadi kalimat “Untuk mengetahui …”
Misalnya, jika rumusan masalah
berbunyi : Bagaimana pola komunikasi antar budaya masyarakat Tionghoa dengan
etnis lokal Palembang?
Maka Tujuan Penelitian adalah :
Untuk mengetahui pola komunikasi antar budaya masyarakat Tionghoa dengan etnis
lokal Palembang.
Jumlah tujuan penelitian juga
sama dengan rumusan masalah. Tidak ditambah dan tidak dikurangi.
Kegunaan Tujuan Penelitian adalah
untuk menunjukkan APA yang menjadi tujuan dari penelitian dilakukan.
Dikarenakan sebelumnya ada Rumusan Masalah yang berisi pertanyaan penelitian,
yaitu APA yang akan diteliti, maka selanjutnya dijelaskanlah APA yang ingin dicapai
dari penelitian ini. Oleh sebab itu, Apa yang ingin diteliti maka harus
nyambung dengan Apa yang akan dituju dari penelitian ini.
Manfaat Penelitian
Dalam sebuah proses penelitian,
tentu akan ada manfaat yang akan diperoleh. Bagian ini menjelaskan gambaran tentang
apa sebetulnya manfaat sesuatu itu diteliti. Hal ini menjadi penting, karena logika
sederhana berkata, “Jika sesuatu tidak ada manfaatnya, untuk apa dilakukan?”.
Oleh sebab itu, seorang peneliti harus bisa menjelaskan apa aspek kemanfaatan
dari yang akan dilakukan.
Manfaat dalam sebuah penelitian
terbagi dua yaitu : Manfaat Teoritis dan Manfaat Praktis.
Manfaat Teoritis
Bagian ini menjelaskan bahwa apa
yang akan diteliti tersebut memiliki kemanfaatan secara teoritis. Maksud
teoritis disini adalah bagi keilmuan yang bersangkutan. Dikarenakan penelitian
ini adalah penelitian akademik, maka seharusnya ada sumbangsih yang dihasilkan
bagi ilmu yang selama ini ditekuni oleh si peneliti. Biasanya, manfaat ini berkisar
pada kata-kata : memperkaya, berkontribusi, menemukan, memunculkan, atau
mendapatkan. Bisa saja ditambah dengan kata lain.
Penulisan biasanya dilakukan
secara berurutan point per point. Umumnya ini tidak banyak hanya 1 atau 2 point
saja. Misalnya :
1. Penelitian
ini diharapkan akan memperkaya khazanah keilmuan komunikasi, terutama dalam
kajian komunikasi lingkungan yang selama ini masih jarang dilakukan
2. Penelitian
ini diharapkan juga bisa memperkuat gagasan tentang pentingnya komunikasi
lingkungan terus dilakukan, terutama dalam kaitan dengan keterlibatan
masyarakat
Manfaat Praktis
Selain secara teoritis/keilmuan,
sebuah penelitian tentunya juga diharapkan bisa berkontribusi pada orang banyak/publik.
Pada bagian ini, peneliti harus bisa menunjukkan kemanfaatan kepada publik
tersebut. Dalam hal ini, peneliti jangan terjebak bahwa penelitian ini akan bermanfaat
untuk peneliti itu sendiri. Bahwa peneliti juga menerima manfaat, tentu saja,
tetapi tidak etis jika itu yang ditonjolkan pada bagian ini. Penekanannya adalah
pada publik atau kelompok yang diteliti. Penulisan juga dalam bentuk pointer
saja, sekitar 1 atau 2 point.
Misalnya,
1. Penelitian
ini diharapkan bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan
masyarakat, terutama dalam menjelaskan interaksi terbaik antara masyarakat
dengan lingkungan alam.
2. Penelitian
ini juga diharapkan bisa memberikan masukan positif bagi pengambil kebijakan
tentang kebijakan-kebijakan yang ideal untuk diterapkan dalam konteks pengelolaan
lingkungan.
Harap diperhatikan disini, penulisan
Tujuan dan Manfaat tidak perlu panjang-panjang, cukup ringkas, tepat dan
realistis. Tidak perlu juga menuliskan sesuatu yang cenderung tidak logis dalam
menjelaskan aspek manfaat. Cukuplah tuliskan sesuatu yang memang sangat
dimungkinkan untuk dicapai.





